IMPORTANT: Download link, and choose save link as / save target as to your computer
Download Free Vidio 3GP
Download 3GP Bokep
Download (Standart Quality )
Download Vidio Click Here
Some link maybe will not working. That because The files has been deleted on the hosted server. If this link not work please try another link. If you still can't downloaded any files. You can sent an email to me to report your problem

cerita mahasiswi - ngentot memek mahasiswi

  • VIDEO MESUM MAHASISWI BERJILBAB TERBARU

  • VIDEO PANAS BUNGA CITRA LESTARI TERBARU

  • Bookmark and Share
    ngentot memek mahasiswi | cantik bugil memek | besok ngumpul bareng yuk dirumah bejo keknya lagi ada tamu seru disana bisa ngentot memek mahasiswi cantik dengan bebas ndak perlu make etika apapun, Cewek Bugil Sex Foto Telanjang Abg Ngentot Memek: mahasiswi cantik astaga doi mau diajak ngentot memek gadis bugil mahasiswi cantik yang udah lama diinginkan untuk bisa berduaan bersama doi dan ini jadi video ngentot memek mahasiswi - FilesTube Video Search video ngentot memek mahasiswi. cewek kampus bugil ngentot memek mahasiswi nakal Ngentot Memek Mahasiswi Dikost Kosan

    Kisah selengkapnya .........
    Cerita mahasiswi 17 tahun – sebelum aku memuali cerita ini demi menjaga kerahasiaan yang terlibat dalam cerita ini maka semua nama dalam cerita ini sudah aku samarkan, cerita ini berawal dari aku mencoba menghubungi HP deby, keponakanku yang kuliah di Semarang, tapi selalu dijawab si Veronica. Akhirnya aku spekulasi untuk langsung saja ke tempat kost-nya, aku masih punya waktu 2 jam sebelum schedule pesawat ke Jakarta, rasanya kurang pantas kalau aku di Semarang tanpa menengok keponakanku yang sejak SMP ikut denganku.

    Kuketuk pintu rumah bercat biru, rumah itu kelihatan sunyi seakan tak berpenghuni, memang jam 12 siang begini adalah jam bagi anak kuliah berada kampus. Lima menit kemudian pintu dibuka, ternyata sonya, teman sekamar deby, sudah tingkat akhir dan sedang mengambil skripsi.

    “deby ada?” tanyaku begitu pintu terbuka.

    “Eh.. Om Hendra.., anu Om.. anu.. deby-nya sedang ke kampus, emang dia nggak tahu kalo Om mau kesini?” sapanya dengan nada kaget.

    Aku dan istriku sudah beberapa kali menengok keponakanku ini sehingga sudah mengenal teman sekamarnya dan sebagian penghuni rumah kost tersebut.

    “Om emang ndadak aja, pesawat Om masih 2 jam lagi, jadi kupikir tak ada salahnya kalo mampir sebentar daripada bengong di airport” jawabku sambil mengangsurkan lumpia yang kubeli di pandanaran.

    “Aku ingin nemenin Om ngobrol tapi maaf Om aku harus segera bersiap ke kantor, maklum aja namanya juga lagi magang, apalagi sekretaris di kantor sedang cuti jadi aku harus ganti jam 1 nanti” jawabnya lagi tanpa ada usaha untuk mempersilahkan aku masuk.

    “Sorry aku nggak mau merepotkanmu, tapi boleh nggak aku pinjam kamar mandi, perut Om sakit nih” pintaku karena tiba tiba terasa mulas.

    sonya berdiam sejenak.

    “Please, sebentar aja” desakku, aku tahu memang nggak enak kalau masuk tempat kost putri apalagi Cuma ada sonya sendirian di rumah itu.

    “Oke tapi jangan lama lama ya, nggak enak kalau dilihat orang, apalagi aku sendirian di sini” jawabnya mempersilahkanku masuk.

    “Oke, cuman sebentar kok, cuma buang hajat aja” kataku

    Aku tahu kamar mandi ada di belakang jadi aku harus melewati kamar sonya yang juga kamar deby yang letaknya di ujung paling belakang dari 9 kamar yang ada dirumah itu sehingga tidak terlihat dari ruang tamu. sonya tak mengantarku, dia duduk di ruang tamu sambil makan lumpia oleh olehku tadi, kususuri deretan kamar kamar yang tertutup rapat, rupanya semua sedang ke kampus. Kulihat kamar deby sedikit terbuka, mungkin karena ada sonya di rumah sehingga tak perlu ditutup, ketika kudekat di depannya kudengar suara agak berisik, mungkin radio pikirku, tapi terdengar agak aneh, semacam suara desahan, mungkin dia sedang memutar film BF dari komputernya, pikirku lagi. Ketika kulewat di depan kamar, suara itu terdengar makin jelas berupa desahan dari seorang laki dan perempuan, dasar anak muda, pikirku.

    Tiba tiba pikiran iseng keluar, aku berbalik mendekati kamar itu, ingin melihat selera anak kuliah dalam hal film BF, dari pintu yang sedikit terbuka, kuintip ke dalam untuk mengetahui film apa yang sedang diputar. Pemandangan ada di kamar itu jauh mengagetkan dari apa yang kubayangkan, ternyata bukan adegan film BF tapi kenyataan, kulihat dua sosok tubuh telanjang sedang bergumulan di atas ranjang, aku tak bisa mengenali dengan jelas siapa mereka, karena sudut pandang yang terbatas. Sakit perutku tiba tiba hilang, ketika si wanita berjongkok diantara kaki laki laki dan mengulum kemaluannya dengan gerakan seorang yang sudah mahir, dari pantulan cermin meja rias sungguh mengagetkanku, ternyata wanita itu tak lain dan tak bukan adalah deby, keponakanku yang aku sayang dan jaga selama ini, rambutnya dipotong pendek seleher membuatku agak asing pada mulanya. Sementara si laki lakinya aku tak kenal, yang jelas bukan pacarnya yang dikenalkan padaku bulan lalu. Aku tak tahu harus berbuat apa, ingin marah atau malahan ingin kugampar mereka berdua, lututku terasa lemas, shock melihat apa yang terjadi dimukaku. Aku ingin menerobos masuk ke dalam, tapi segera kuurungkan ketika kudengar ucapan deby pada laki laki itu.

    “Ayo Mas wawan, jangan kalah sama Mas yanto apalagi si tua marlan” katanya lepas tanpa mengetahui keberadaanku.

    Aku masih shock mematung ketika deby menaiki tubuh laki laki yang ternyata namanya wawan, dan masih tidak dapat kupercaya ketika tubuh deby turun menelan konti wawan ke mekinya, kembali aku sulit mempercayai pemandangan di depanku ketika deby mulai mengocok wawan dengan liar seperti orang yang sudah terbiasa melakukannya, desahan nikmat keluar dari mulut deby dan wawan, tak ada kecanggungan dalam gerakan mereka. Tangan wawan menggerayangi di sekitar dada dan bukit keponakanku, meremas dan memainkannya. Aku masih mematung ketika mereka berganti posisi, tubuh deby ditindih wawan yang mengocoknya dari atas sambil berciuman, tubuh mereka menyatu saling berpelukan, kaki deby menjepit pinggang di atasnya, desahan demi desahan saling bersahutan seakan berlomba melepas birahi.

    Tiba tiba kudengar suara sandal yang diseret dan langkah mendekat, aku tersadar, dengan agak gugup aku menuju kamar mandi, bukannya menghentikan mereka. Kubasuh mukaku dengan air dingin, menenangkan diri seakan ingin terbangun dan mendapati bahwa itu adalah mimpi, tapi ini bukan mimpi tapi kenyataan. Cukup lama aku di kamar mandi menenangkan diri sambil memikirkan langkah selanjutnya, tapi pikiranku sungguh buntu, tidak seperti biasanya ide selalu lancar mengalir dari kepalaku, kali ini benar benar mampet. Ketika aku kembali melewati kamar itu menuju ruang tamu, kudengar tawa cekikikan dari dalam.

    “Nggak apa Mas, ntar kan bisa lagi dengan variasi yang lain” sayup sayup kudengar suara manja keponakanku dari kamar, tapi tak kuhiraukan, aku sudah tak mampu lagi berpikir jernih dalam hal ini.

    “Kok lama Om, mulas ya” Tanya sonya begitu melihatku dengan wajah lusuh, sambil menikmati lumpia entah yang keberapa.

    Aku diam saja, duduk di sofa ruang tamu.

    “Kamu bohong bilang deby nggak ada, ternyata dia di kamar dengan pacarnya” kataku pelan datar tanpa ekspresi.

    Dia menghentikan kunyahan lumpianya, diam tak menjawab, kupandangi wajahnya yang hitam manis, dia menunduk menghindari pandanganku, diletakkannya lumpia yang belum habis di meja tamu.

    “Jadi Om memergoki mereka?” katanya pelan

    “Ya, dan Om bahkan melihat apa yang mereka perbuat di kamar itu”

    “Lalu Om marahi mereka? kok nggak dengar ada ribut?” sonya mulai penuh selidik

    “Entahlah, Om biarkan saja mereka melakukannya” aku seperti seorang linglung yang dicecar pertanyaan sulit

    “Ha?, Om biarkan mereka menyelesaikannya? Om menontonnya?” cecarnya

    Aku makin diam, seperti seorang terdakwa yang terpojok, sonya pindah duduk di sebelahku.

    “Om menikmatinya ya” bisiknya, tatapan matanya tajam menembus batinku.

    “Entahlah”

    “Tapi Om suka melihatnya kan?” desaknya pelan ditelingaku, kurasakan hembusan napasnya mengenai telingaku.

    Aku mengangguk pelan tanpa jawab.

    “Om”

    Aku menoleh, wajah kami berhadapan, hanya beberapa millimeter hidung kami terpisah, kurasakan napasnya menerpa wajahku. Entah siapa yang mulai atau mungkin aku telah terpengaruh kejadian barusan, akhirnya kami berciuman. Kejantananku kembali menegang merasakan sentuhan bibir sonya, kulumat dengan penuh gairah dan dibalasnya tak kalah gairah pula.

    sonya meraih tanganku dan meletakkannya di dadanya, kurasakan bukitnya yang lembut tertutup bra, tidak terlalu besar tapi kenyal dan padat. Kubalas meletakkan tangannya di selangkanganku yang sudah mengeras. sonya menghentikan ciumannya ketika tangannya merasakan kekakuan di selangkanganku, sejenak memandangku lalu tersenyum dan kembali kami berciuman di ruang tamu.

    Tiba tiba aku tersadar, ini ruangan terbuka dan anak lain bisa muncul setiap saat, tentu ini tak baik bagi semua.

    “Kita tak bisa melakukan disini” bisikku

    “Tapi juga tak mungkin melakukan di kamarku” jawabnya berbisik

    “Kita keluar saja kalau kamu nggak keberatan” usulku

    “Oke aku panggil taxi dulu” jawab sonya seraya menghubungi taxi via telepon

    Sambil menunggu taxi datang kami bersikap sewajarnya, deby masih juga belum nongol, mungkin dia melanjutkan dengan pacarnya untuk babak berikutnya. Ternyata sonya membohongiku dengan mengatakan ke kantor supaya aku segera pergi, tapi kini dia bersedia menemaniku selama menghabiskan waktu. Dengan beberapa pertimbangan maka kubatalkan penerbanganku dan kutunda besok, aku ingin bersama sonya dulu. Kutawari sonya untuk memilih hotel yang dia mau, ternyata dia mau di hotel berbintang di daerah Simpang Lima. Akhirnya Taxi yang kami tunggu datang juga, sonya kembali ke kamar berganti pakaian dan membawa beberapa barang keperluan menginap, sekaligus pesan sama deby kalau dia tidak pulang malam ini. Dia makin cantik dan sexy mengenakan kaos ketat dengan celana jeans selutut.

    Kami mendapatkan kamar yang menghadap ke arah simpang lima, sonya langsung melepas kaos dan celananya hingga tinggal bikini putih, tampak body-nya yang sexy dan menggairahkan. Kupeluk tubuh sintal sonya, dia membalas memelukku sambil melucuti pakaianku, tinggal celana dalam menutupi tubuhku, kurebahkan tubuhnya di ranjang, kutindih tubuhnya dan kuciumi bibir dan lehernya, aku masih terbayang tubuh mulus deby yang sedang dicumbui pacarnya, kalau dibandingkan antara sonya dan deby memang keponakanku lebih unggul baik dari kecantikan maupun body-nya. Tanpa sadar sambil mencium dan mencumbunya aku membayangkan tubuh deby, hal yang tak pernah terlintas sebelumnya.

    Kami sama sama telanjang tak lama kemudian, aku mengagumi keindahan buah dada sonya yang padat menantang dengan putting kemerahan, kujilati dan kukulum sambil mempermainkan dengan gigitan lembut, dia menggeliat dan mensonyas. Jilatanku turun menyusuri perut dan berhenti di selangkangannya, rambut tipis menghiasi celah kedua kakinya, meski berumur 23 tahun tapi rambut kemaluannya sangat jarang, bahkan seakan Cuma membayang. sonya berusaha menutup rapat kakinya, dengan kesabaran kubimbing posisi kakinya membuka, seakan aku sedang memberikan pelajaran pada muridku. Aku sangat yakin kalau ini bukan pertama kali baginya, mekinya yang masih segar kemerahan seolah memceritakan kalau tidak banyak merasakan hubungan sexual, tapi aku tak tahu kebenarannya. Mata sonya melotot ke arahku ketika bibirku menyusuri pahanya dan dia menjerit tertahan ketika kusentuh klitorisnya dengan lidahku.

    “aahh.. sshh.. ennaak Om, terus Om” desahnya meremas rambutku.

    Lidahku menari nari di bagian kewanitaannya, desahnya makin menjadi meski masih tertahan malu, kupermainkan jari jemariku di putingnya, dia makin menggeliat dalam nikmat. sonya memberiku isyarat untuk posisi 69, kuturuti kemauannya.

    “Tadi deby dengan posisi ini ketika Om datang” katanya sebelum mulutnya tertutup kontiku.

    Dia menyebut deby membuatku teringat kembali akan keponakanku, masih terbayang bagaimana dia mengulum konti pacarnya dengan penuh gairah, aku membayangkan seolah sedang bercinta dengan deby, masih jelas dalam benakku akan kemulusan tubuh telanjang deby yang selama ini tak pernah aku lihat, masih jelas tergambar betapa montoknya buah dada nan indah lagi padat, mungkin lebih montok dari istriku sendiri. Kurasakan sonya kesulitan mengulum kontiku, aku turun dari tubuhnya, kini kepala sonya berada di selangkanganku, dijilatinya kepala kontiku.

    “Punya Om gede banget sih, nggak muat mulutku, lagian aku nggak pernah melakukannya sama pacarku, aku Cuma melihat tadi deby melakukannya, jadi aku ingin coba” komentarnya lalu kembali berusaha memasukkan kontiku ke mulutnya, kasihan juga aku melihatnya memaksakan diri untuk mengulumku.

    Kurebahkan tubuh telanjang sonya lalu kuusapkan kontiku di bibir mekinya, tapi sebelum kontiku menerobos masuk dia mendorongku menjauh.

    “Pake kondom dulu ya Om” katanya sambil bangun mengambil kondom dari tas tangannya.

    Aku hampir lupa kalau yang kuhadapi ini seorang mahasiswa, bukan wanita panggilan yang tak peduli pada kondom karena mereka sudah pasti mempersiapkan dengan pil anti hamil. Aku jadi teringat deby, apakah dia juga menggunakan kondom tadi, tak sempat kuperhatikan. sonya memasangkan kondom di kontiku, kondom itu seperti bergerigi dan bentuknya agak aneh.

    “Oleh oleh pacarku dari Singapura, ih susah amat mesti punya Om ukurannya XL kali” katanya lalu dia kembali telentang di depanku.

    “Pelan pelan aja ya Om, baru kali ini aku lakukan selain sama pacarku, lagian punya Om jauh lebih besar dari punya dia” bisiknya

    Kembali kusapukan kontiku ke mekinya yang sudah basah, perlahan memasuki liang kenikmatan sonya, tubuhnya menegang saat kontiku menerobosnya, terasa begitu rapat, sempit dan kencang, kontiku serasa dicengkeram, mungkin karena sonya terlalu tegang atau mungkin memang masih pemula. sonya memejamkan mata lalu melotot ke arahku, seakan tak percaya kalau kontiku sedang mengisi mekinya. Dia menggigit bibir bawahnya, tangannya mencengkeram lenganku, tubuhnya menggeliat ketika kontiku melesak semua ke mekinya. Kudiamkan sejenak sambil menikmati cantiknya wajah sonya dalam kenikmatan, dia menahanku ketika aku mulai mengocoknya.

    “Jangan dulu Om, penuh banget, seperti menembus perutku” katanya

    “Sakit?” tanyaku

    “Ya dan enak, seperti perawan dulu” jawabnya sambil mulai menggoyangkan tubuhnya, aku menganggap pertanda sudah boleh bergerak.

    Perlahan aku mulai mengocok meki sonya, pada mulanya tubuhnya kembali menegang, kontiku seperti terjepit di meki, dia mulai menggeliat dan mendesah nikmat ketika beberapa kocokan berlalu, mungkin bentuk kondom sangat berpengaruh juga pada rangsangan di mekinya. kontiku bergerak keluar masuk dengan kecepatan normal, desahnya makin menjadi sambil meremas kedua buah dadanya. Kaki kanannya kunaikkan di pundakku, kontiku makin dalam melesak. Entah kenapa, tiba tiba bayangan deby kembali melintas dipikiranku, terbayang deby sedang telentang menerima kocokan pacarnya, masih terdengar desahan kenikmatan darinya, maka kupejamkan mataku sambil membayangkan bahwa aku sedang mengocok keponakanku itu. Belum 5 menit aku menikmati mekinya ketika kurasakan remasan kuat dari mekinya disertai jeritan orgasme, fantasiku buyar. sonya terlalu cepat mencapai puncak kenikmatan itu, padahal aku masih jauh dari puncaknya, aku ingin tetap mengocoknya tapi dia sepertinya sudah kelelahan dan minta beristirahat sebentar, kupikir tak ada salahnya untuk beristirahat dulu, toh kita tidak terburu buru, masih ada waktu semalam hingga besok. Akhirnya kuturuti permintaannya, kami telentang berdampingan di atas ranjang, sonya merebahkan kepalanya di dadaku, kurasakan jantungnya yang keras berdetak disertai napas yang berat.

    “Punya Om sepertinya masih terasa mengganjal di dalam, abis punya Om gede banget sih” bisiknya.

    Aku tersenyum menghadapi kemanjaannya.

    Kuhubungi Room Service untuk memesan makan siang, baru tersadar ternyata kami belum makan, tak ada salahnya menambah tenaga dan energi. Tak lebih dari 10 menit kemudian kudengar bel berbunyi, cepat amat servisnya, pikirku. Kuambil handuk dan kubelitkan di pinggang,kuminta sonya menutupi tubuhnya dengan selimut. Tanpa pikir panjang kubuka pintu dan.. sungguh sangat mengagetkanku, bukannya Room Service yang nongol ternyata deby yang berada di depan pintu, aku terkejut tak menyangka kedatangannya karena memang aku tak mengharap kedatangannya kali ini. Kusesali kecerobohanku untuk tidak mengintip terlebih dahulu dari lubang di pintu.

    Bersambung ....................


    Video 3gp sex mahasiswi dikost – kosan ... Situs porno Memek Ngentot Bugil Jilbab Kisah cerita bugil. … Cewek Bugil Seksi: cewek mahasiswi ngentot di ...
    Video Cewek Kampus Bugil Ngentot Memek Mahasiswi Nakal
    Video Cewek Kampus Bugil Ngentot Memek Mahasiswi Nakal Justin Bieber, Lady Gaga, Linkin Park, and many others. Click here and find your favorite artist's ...
    cewek kampus bugil ngentot memek mahasiswi nakal Video
    Watch cewek kampus bugil ngentot memek mahasiswi nakal Video at BlingCheese.com - Embed our cewek kampus bugil ngentot memek mahasiswi nakal Video Code on ...
    [Gadis Bugil Telanjang] mahasiswi bugil ngentot memek | IndoGamez
    1 Jan 2010 ... ndak salah bro dengan cerita yang barusan loe tulis kok ada sih mahasiswi bugil cantik seperti doi mau jadi gadis bispak buat memuaskan ...
    mahasiswi cantik ngentot memek tersebar di internet | IklanMudah
    ngentot memek gadis bugil mahasiswi cantik. astaga doi mau diajak ngentot memek gadis bugil mahasiswi cantik yang udah lama diinginkan untuk bisa berduaan ...
    Cerita Ngewe Perkosa Dua Memek Mahasiswi « Koleksi Cerita Ngentot ...
    9 Mar 2011 ... ceritadewasa17thn.wordpress.com | Cerita Ngewe Perkosa Dua Memek Mahasiswi : Saat itu kampus mereka sedang liburan semester yang lumayan ...#
    mahasiswi bugil
    13 Jan 2010... dengan keinginan untuk ngentot memek hingga banyak mahasiswa bugil yang justru diundang untuk ngentot memek mahasiswi bugil yang sedang ...
    Memek Mahasiswa und "Bugil" - Info zur Person - Personensuche ...
    Foto bugil Ngentot Memek Perawan Cewek Smu YouTube - Aksi Anak SMU Jilbab Ngentot Sama ... foto ngentot memek mahasiswa perawan. foto smu bugil memek ...
    Ngentot Memek Mahasiswi Bookingan Indonesia | Iklan baris gratis ...
    Ngentot Memek Mahasiswi Bookingan Indonesia, iklan baris gratis tanpa daftar, tanpa expire, tanpa batas, pasang iklan menjadi semakin mudah, ...
    mahasiswi maknyus Mandi Memek Ngentot Ngintip pembantu ...
    Topik Memek Mahasiswi Berjilbab | Om Dhani
    ilbab,ngentot,perawan,bokep,memek,cewe,sma,indo,wanita,smu,asia,gadis,cewek,mahasiswi ... cerita,panas,dewasa,ngintip,cowok,cantik ...
    mahasiswi jogja ngentot - Ayo Ceritakan
    ngentot memek bugil dirumah kost mahasiswi bokep beradegan mesum ikutan ngentot memek jogja gadis seksi sewaktu camping bersama emang suasana lagi dingin ...
    memek smu ngentot bugil lagi bugil mulus dan begitu menyegarkan ...
    12 Nov 2010 ... segala cara dan gaya diterima buat memuaskan ngentot memek mahasiswi cantik yang doyan banget dengan hubungan seru ngentot memek bugil. ...

    Arsip Blog